Senin, 24 Februari 2020
11:14 WIB - Universitas Gunadarma Juarai PMCC 2019 | 08:19 WIB - Terbesar Digelar, PUBG Mobile Campus Championship 2019 Ajang E-sports Antar Kampus | 18:04 WIB - Waduh, Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas" Gunakan Film Analog 16mm | 08:23 WIB - Ancol Bagikan Pupuk Kompos Untuk Dukung Hari Peduli Sampah Nasional, | 18:12 WIB - Sebelum Menaiki Pesawat, Presiden Jokowi Berpesan Dashboard Lancang Kuning Bagus Sekali | 11:05 WIB - Edwin Jeans dan Dr. Kevin Berkolaborasi Bersama Lewat Shopee Super Brand Day
 
MEDIA BINTANG (MB) : NEWS : Kepala BNPB Sisir Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Kepala BNPB Sisir Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

NEWS - Iamail - Selasa, 07/01/2020 - 12:06:44 WIB


Mediabintang.com, Jakarta - Kepala BNPB Doni Monardo terus menjelajah bumi Nusantara yang lara. Kali ini ia menjejakkan kaki di Sulawesi Utara. Lepas mendarat di Bandara Sam Ratulangi, Menado, dengan Helikopter MI 35 P milik Penerbad yang dipiloti Kapten Faris Afandi, Doni menempuh sekitar satu jam penerbangan guna menyisir  Sangihe. Doni dan rombongan mendarat di Lapangan Gesit Kelurahan Sawangbendar, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Egy Massadiah Staf Khusus Kepala BNPB yang turut serta mendampingi menuturkan bahwa tujuan utama Kepala BNPB adalah meninjau lokasi bencana banjir bandang yang memporakporandakan sejumlah rumah di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat pagi (3/1/2020).

Egy melanjutkan, banjir bandang itu sedikitnya menerjang tiga desa, yaitu Desa Lebo di Kecamatan Manganitu, Desa Belengang di Kecamatan Manganitu, dan Desa Ulung Peliung di Kecamatan Tamako.

Dari laporan dan pengamatan atas bencana itu, Desa Lebo kondisinya paling parah. Puluhan rumah hanyut dan tiga orang meninggal dunia. Satu sudah ditemukan dan dua masih tertutup longsor. Selain itu, 6 orang luka-luka sudah dibawa di rumah sakit.

Ditemani Bupati Jabes E Gahhana, Kepala BNPB mendatangi lokasi longsor dan banjir bandang di Desa Lebo, Kecamatan Mangahitu.

Jadi bolehlah dibilang wal tahun 2020 adalah hari hari yang padat melelahkan bagi Doni Monardo. Jadwalnya,  1 dan 2 Januari 2020 fokus mengkoordinasikan penanggulangan banjir Jabodetabek, kemudian Sabtu, 4 Januari 2020 berkunjung ke lokasi bencana di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Bogor. Sehari sesudahnya (Minggu 5 Januari 2020) Doni kembali mendampingi Presiden Jokowi ke Kecamatan Sukajaya, meski kemudian heli VVIP gagal mendarat setelah beberapa kali  _aproach_. 

Maknanya, negara berupaya keras untuk selalu hadir di tengah rakyatnya yang terlanda bencana, yang dalam hal ini diwakili BNPB. Lelah sudahlah pasti bagi yang melakoni. 

"Pak Doni tidak lelah, kok. Bagi beliau itu sudah merupakan kewajiban dan tugasnya untuk selalu hadir sebagai representasi perwakilan pemerintah pusat saat rakyat mengalami bencana. Hanya saja Pak Doni sedih dan prihatin, akibat jatuhnya korban jiwa," ujar Egy Massadiah mengomentari padatnya jadwal Kepala BNPB.

Hero

 
 
Redaksi | Tentang Kami
Copyright 2013