Rabu, 08 Juli 2020
06:31 WIB - Amankan 1.062 Dus Rokok Tanpa Cukai di Perairan Inhil, Polda Riau Selamatkan Kerugian Negara Rp4.9 Milyar | 07:41 WIB - Pangdam: Dashboard Lancang Kuning Sangat Baik, Sinergitas Semua Elemen Kunci Keberhasilan | 08:57 WIB - Polri Pastikan Tetap Awasi Protokol Kesehatan Usai Maklumat Kapolri Dicabut | 23:15 WIB - Dipusatkan di Siak, Polda Riau Gelar Bakti Sosial Serentak Bersempena Hari Bhayangkara Ke 74 | 07:14 WIB - Tindaklanjuti Instruksi Presiden, Polda Riau Gelar Rapat Koordinator Kesiapan Karhutla 2020 | 19:14 WIB - Musnahkan Puluhan Kilogram Narkoba, Kapolda Riau: Siap Perang dan Serang Duluan
 
MEDIA BINTANG (MB) : SELEB : Apa Alasan Opick Tombo Ati Jadi Ketum Seni Golok Indonesia?

Apa Alasan Opick Tombo Ati Jadi Ketum Seni Golok Indonesia?

SELEB - dd/red - Jumat, 02/11/2018 - 07:42:08 WIB

mediabintang.com,Jakarta-Opick yang dikenal sebagai musisi dan pendakwah ini, terpilih menjadi Ketua Umum Seni Golok Indonesia (SGI). Apa alasannya?

Opick pun akhirnya buka suara soal jabatannya itu. Menurutnya silat dan golok bukan hal yang asing. Sejak kecil dia sudah mengikuti olahraga bela diri ini. Nah, bersama SGI, dia ingin pencak silat dan golok menjadi lebih dikenal luas, tak hanya di Indonesia, tapi salah satu warisan budaya ini bisa dikenal dunia. Tak heran jika dia bisa membuat sebuah museum senjata tradisional Indonesia.

"Saya di rumah punya lebih dari 700 senjata. Hari ini ada lomba golok tua. Kalau satu perguruan kirim 3.000 orang, artinya ada 3.000 golok tua yang macam-macam, dari mana-mana, dan berbagai material dan itu bisa dilihat masyarakat. Mungkin juga ada yang belum pernah melihat beberapa jenis golok," kata Opick.

Keinginannya membuat museum senjata tradisional Indonesia memang terdengar mengerikan, tapi Opick mengaku museum tersebut penting bagi pengetahuan generasi muda Indonesia di masa yang akan datang.

"Pokoknya budaya ini harus terus bertahan. Lihat, Majapahit segitu besar, sekarang mati. Tapi, budayanya tetap hidup. Makanya senjata tradisional Indonesia perlu direkam, silatnya juga, agar jadi warisan anak cucu di masa depan," bebernya.

"Kalau silat bisa membumi, anak-anak bisa jauh dari narkoba, jauh dari geng motor, terarah juga karena ada guru yang mengajari. Mereka juga bisa menjadi pelindung negara dan tubuhnya pasti sehat," tutupnya.

 
 
Redaksi | Tentang Kami
Copyright 2013